Tiga Artikel yang Ramai di Masyarakat
Komputer Sebagai Sarana Vital Globalisasi
Dewasa ini, kita
dapat membandingkan antara kegairahan kita dalam diskusi daya magis agama
sepanjang sejarah peradaban manusia dan kegairahan kita berbicara tentang
komputer sejak era 1980-an. Agama dan komputer telah berpengaruh besar pada
pola pikir, pola sikap, dan pola perilaku manusia dalam usahanya memaknai diri
di tengah relasi dengan sesama dan realitas lain di sekelilingnya.
Di negara-negara maju, komputer jadi way of life dari masyarakat.
Sebagai way of life, mereka menggunakan komputer untuk mengakses berbagai
informasi dari berbagai belahan dunia lewat sistem jaringan internet. Informasi
menjadi bagian penting dari proses pematangan mentalitas, emosionalitas, dan
kesadaran diri. Tetapi, di Indonesia, komputer masih langka sehingga lebih dari
separuh rakyat Indonesia terisolasi dari informasi. Kelangkaan tersebut
disebabkan oleh sumber daya manusia pemerintahan yang belum maksimal mengelola
informasi sebagai aset bagi proses perubahan sosial, budaya, ekonomi, politik,
budaya, dan pertahanan-keamanan menuju masyarakat beradab (civil society).
Persoalannya adalah bagaimana masyarakat Indonesia bisa membangun civil society
dalam kondisi minimnya sarana sumber informasi?
Komputer menjadi sarana vital globalisasi. Ia membantu kita mengakses
berbagai informasi strategis seputar tatanan masyarakat global. Fungsinya yang
strategis bisa menjadi konstruktif sekaligus destruktif bagi masyarakat. David
J. Bolter mendeskripsikan situasi ini (Turing’s Man : Western Culture in the
Computer Age, 1984), seperti dikutip Dennis C. Smolarski (1988), bahwa komputer
telah menentukan bagaimana kita bertindak dan mendefinisikan diri sendiri di
tengah sesama dan lingkungan hidup. Dengan kata lain, komputer mampu
me-”manusia”-kan diri sendiri.
Situasi dilematis manusia
Smolarski, dalam refleksinya, The Spirituality of Computers (Spirituality
Today, Winter 1988, Vol. 40 No. 4, pp. 292 -307) mendeskripsikan posisi
komputer sejajar dengan fungsi kendaraan, pesawat terbang, telpon, radio, dan
televisi. Yaitu, mereka membuat hidup kita kian lebih praktis sekaligus lebih
kompleks. Teknologi komunikasi informasi yang baru ini (komputer) berkapasitas
untuk mempertinggi penghargaan kita terhadap ciptaan yang sungguh-sungguh
mengagumkan. Dengan bantuan alat-alat tadi, kita dapat bekerja lebih efisien
dan efektif. Tidak hanya di bidang ilmu pengetahuan dan bisnis, tetapi juga
dalam berbagai upaya kegiatan kemanusiaan seperti peace building, keadilan,
toleransi, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia.
Bertolak dari pengalaman kehadiran agama di tengah umat manusia,
Smolarski memprediksi komputer dengan berbagai perangkat sistemnya yang
canggih, akan berpengaruh posifit dan negatif pada kita, tetapi semuanya itu
bergantung pada bagaimana kita sendiri memanfaatkannya.
Pendapat Smolarski, tentang kelebihan komputer itu merupakan hasil
pengamatannya sendiri pada prinsip kerja komputer. Komputer bekerja pada
prinsip ”setiap saat, setiap waktu interaktif”, sehingga ia mengatasi hambatan
ruang dan waktu. Misalnya, seorang fotografer di lapangan bisa menyiapkan foto
ke kantor pusat redaksinya hanya dalam hitungan menit bila ia memakai kamera
sistem digital. Bayangkan jika seorang fotografer, yang meliput berbagai
peristiwa menarik (seperti ulah para supporter, aksi para pemain sepak bola
plus pelatihnya, obyek wisata dan sebagainya) seputar liga-liga di kawasan
Eropa dan yang meliput berbagai peristiwa (demo, dialog, sidang, dan
sebagainya) di berbagai belahan dunia, harus mencuci dulu filmnya di studio
atau harus ke kantor, maka akan memerlukan waktu lama, dan mereka akan
ketinggalan peristiwa di lapangan.
Komputer pun melalui perangkat khusus sistem internet telah membantu
para wartawan cetak bisa melaporkan dan memantau berita dengan cepat dan cermat
dari berbagai belahan dunia, yang berjarak ribuan kilometer. ”Melalui internet
kita bisa menjangkau seluruh dunia. Kita bisa melihat apa yang terjadi di
berbagai belahan dunia. Sebelumnya itu tak mungkin,” kata Peter Kuiper, seorang
pakar teknologi informasi, seperti dikutip Endang Roh Suciati (2000).
Jasa internet, misalnya, telah membuka mata masyarakat internasional apa
motivasi terselubung USA untuk menyerang Irak. Kecaman terhadapa USA kemudian
merupakan gerakan moral terbesar sepanjang sejarah umat manusia untuk menentang
adanya peperangan atas negara lain. Saat ini, di Indonesia, ada gerakan
1.000.000 facebookers dukung Chandra Hamzah dan Bibit Samad Riyanto untuk
reformasi sistem penegakan hukum di Indonesia. Gerakan ini membuka kotak
pandora konspirasi yang melemahkan sistem hukum selama ini.
Di sisi lain, komputer pun bisa mengganggu proses terbentuknya civil
society bila digunakan untuk hal-hal destruktif seperti hacker yang menciptakan
virus untuk mengganggu sistem informasi dan komunikasi dengan melakukan
transaksi palsu, penyadapan yang melanggar privasi orang, pornografi yang
bebas, dan berbagai kasus kejahatan dunia maya lainnya.
Berbagai problem yang muncul, menurut Smolarski, lebih merupakan akibat
penyalahgunaan oleh kita sendiri. Banyak orang masih terbelenggu oleh obsesi
lebih mementingkan diri sendiri daripada kesejahteraan bersama dan keutuhan
lingkungan hidup. Smolarski menyebut pembalikan fungsi ini sebagai
penyalagunaan rahmat ilahi. Perkembangan komputer dalam budaya manusia,
lanjutnya, merupakan suatu perkembangan ”ilmu pengetahuan” informasi. Tetapi,
perkembangan itu malah tidak membuat kita lebih dekat kepada kemanusiaan
universal.
Gap ini muncul dari kekeliruan kita dalam memilih informasi untuk
berelasi dan berkomunikasi dengan dirinya sendiri, sesama dan Tuhan. H.
Bastian, seorang teolog-pedagog, seperti dikutip Robert Bala (2003),
mengingatkan bahwa sibernetik merupakan bagian khusus dari komunikasi yang
diartikan sebagai kontak yang terjalin melalui informasi. Tanpa informasi, maka
komunikasi akan kehilangan gairah.
Dalam konteks Indonesia, ada persoalan bagaimana kita bisa berkomunikasi
dalam kenyataan pluralitas dan heterogenitas keindonesiaan? Di manakah
teridentifikasi berbagai hambatan komunikasi selama ini? Persoalan ini selalu
mempunyai kemendesakan tersendiri mengingat mayoritas masyarakat Indonesia
beragama. Selama ini, lantaran salah kelola informasi, umat beragama menodai
jati diri agamanya yang sejati, yaitu agama yang berpihak kepada kepentingan
kemanusiaan, menegakkan keadilan, peduli pada rakyat, dan menghindari
kekerasan. Bagaimana memulihkan jati diri agama yang sejati di dalam setiap
pribadi penganutnya? Smolarski memang tak memberikan solusi cepat saji. Ia
menekankan pentingnya proses menuju kesadaran diri dan sosial yang berlandaskan
komunikasi ”kasih” sebagai bahasa universal.
Informasi demi Integrasi
Komputer bukan hanya sebagai wujud perkembangan teknologi informasi,
tetapi juga bentuk integrasinya berbagai aspek kehidupan kita. Komputer
berperan dalam usaha penyadaran mentalitas yang masih berpusat pada egoisme dan
fanatisme. Agama, misalnya, hendaknya cepat tanggap terhadap peluang ini untuk
mensosialisasikan nilai-nilai religiusnya dalam berbagai aspek kehidupan kita.
Begitu pula negara agar menyediakan berbagai perangkat hukum yang mengatur
masyarakat dalam aplikasi kecanggihan teknologi informasi ini.
Kolaborasi antara efisiensi komputer dan berbagai bidang kehidupan
merupakan berbagai kemungkinan yang tak dapat kita hindari. Maka bukan zamannya
lagi untuk mengkotak-kotakkan bidang ilmu secara ketat, karena makin disadari
ilmu pengetahuan pada hakikatnya, menurut Edward O. Wilson (Consilience : The
Unity of Knowledge, 1998), merupakan satu kesatuan.
Pematangan mentalitas dan emosionalitas bersikap dan berprilaku rasional
dan bijak atas fungsi komputer mutlak menjadi satu paket dengan pendidikan
transfer teknologi informasi kepada berbagai lapisan masyarakat. Perbedaan
peran komputer sebagai sarana konstruktif atau sarana destruktif bagi kita,
menurut Smolarski, tampaknya sederhana, yaitu kesadaran sosial. Kesadaran
sosial menentukan sebuah pilihan apa yang berpengaruh pada diri sendiri, sesama
dan lingkungan. Dengan demikian, komputer bisa menjadi sarana kontrol sosial
konstruktif atau destruktif bagi berbagai perkembangan bidang hidup kita hanya
tergantung pada bagaimana mentalitas kita memanfaatkannya.
Akhirnya, komputer pun bisa mengundang setiap insan untuk menyadari dan
mengenal kembali apakah kita dapat menempatkan kegunaan hasil ciptaan sendiri
demi kemanusiaan? Jangan sampai hasil ciptaan kita justru menjadi bumerang yang
mengancam kehidupan sendiri. (Lelo Yosep, Dosen Universitas Bina Nusantara
Jakarta dan Mahasiswa Pascasarjana FE Universitas Mercu Buana Jakarta).
Komputer Digunakan dalam Masyarakat
Komputer dan
masyarakat (computers in civilization) merupakan salah satu mata kuliah yang
diajarkan pada fakultas komputer, mengapa komputer dihubungkan dengan
masyarakat? mengapa bukan teknologi informasi yang dibahas? adalah John Preston
orang yang mempopulerkan tema ini dalam bukunya Computer in a Changing Society
dijelaskan bahwa teknologi informasi (TI) sekarang ini identik dengan komputer,
bicara TI maka pasti berhubungan dengan komputer. Namun terlepas dari itu,
komputer dan masyarakat merupakan sebuah studi tentang bagaimana pemanfaatan
komputer di berbagai aspek kehidupan di masyarakat (sosial komputer), bagaimana
komputer memberi pengaruh, bahkan membentuk budaya atau tren baru. Pada tulisan
kali ini, penulis mencoba membahas hal yang terkait dengan komputer dan
masyarakat, yaitu pemanfaatan komputer pada berbagai bidang.
Berikut ini adalah beberapa contoh bagaimana
komputer digunakan dalam bidang yang sering dijumpai di masyarakat :
1.
BISNIS
a.
Dokumen
Dalam bidang bisnis, bahkan tidak hanya bisnis, menggunakan komputer
untuk membuat dokumen-dokumen seperti kontrak, brosur, surat, laporan tahunan,
manual prosedur, pernyataan kebijakan, dll. Dokumen disimpan, dipanggil
kembali, diedit, dan didistribusikan oleh komputer dengan menggunakan program
yang secara umum disebut pengolah kata (word processing). Memo yang sebelumnya
ditulis pada kertas dan didistribusikan oleh bagian surat via pos, sekarang
ditulis pada komputer dan didistribusikan dengan model surat elektronik
(email).
(Komunitas eLearning IlmuKomputer.Com)
b.
Keuangan
Komputer sangat cocok saat kita bekerja dengan angka-angka. Salah satu
penggunaan awal komputer adalah menghitung, baik penjumlahan, pengurangan,
pembagian, matriks, mengerjakan rumus, diferensiasi, dll. Komputer dapat dengan
cepat dan akurat menghitung kembali ratusan rumus dalam satu waktu. Bahkan
komputer mampu mengelola angka-angka menjadi grafik yang cukup memakan waktu
bila dikerjakan dengan cara konvensional (tanpa komputer) program komputer yang
biasa mengolah angka disebut spreadsheet.
c.
Menjadwalkan Pertemuan
Aktifitas kelompok membutuhkan koordinasi yang kerap terjadi dalam
pertemuan. Menemukan yang tepat untuk pertemuan dapat menjadi tugas yang sulit
jika dilakukan dengan telpon. Organisasi bisnis sering menggunakan program
komputer calender dimana anggota kelompok mencatat aktifitas-aktifitas mereka.
Jika seseorang ingin menyusun sebuah pertemuan, program terlebih dahulu mencari
agenda dari semua peserta untuk menemukan waktu dimana semua anggota dapat
hadir, kemudian ia memeriksa agenda lainnya untuk menemukan ruang yang
tersedia.
d.
Manajemen Proyek
Proyek-proyek yang kompleks melibatkan banyak kelompok yang
berbeda-beda, yang harus dikoordinasi dan dikelola. Aktifitas-aktifitas yang
dikenal sebagai tugas (task) sering saling tergantung dan penundaan atau
perubahan pada suatu tugas mempengaruhi tugas lainnya. Komputer dapat digunakan
untuk secara otomatis memperbarui bagian-bagian tersebut ketika data yang
diolah berubah. Intinya, pengelolaan proyek yang kompleks tersebut,
disederhanakan dan disusun teratur oleh komputer.
2.
PENDIDIKAN
a.
Pendidikan Jarak Jauh
Pendidikan saat ini dapat secara signifikan dipengaruhi oleh penggunaan
komputer untuk melakukan kegiatan belajar jarak jauh. Jika siswa dan guru
menggunakan komputer atau internet pada waktu yang sama, ini disebut pertemuan
kelas sinkronus. Jika siswa dan guru mengirim pesan dan bertukar informasi pada
waktu yang berlainan, kelas ini disebut asinkronus. Istilah pendidikan jarak
jauh sudah umum digunakan karena metode ini populer untuk mengajar banyak orang
di area yang tersebar. Model pendidikan ini juga populer diantara siswa yang
punya jadwal kerja padat dan berlokasi pada jarak yang jauh.
b.
Laporan
Aktifitas akademik dapat dengan mudah diketahui oleh siswa dengan
membuka komputer, lembaga pendidikan menyediakan berbagai fasilitas untuk
menunjang guru menyampaikan dengan transparan hasil belajar siswa. Bila ujian
dilakukan dikelas, maka bagi siswa yang berhalangan dapat mengerjakannya
dirumah dengan membuka komputer.
c.
Keterlibatan Orang Tua
Banyak orang tua memiliki komputer dan akses internet. Mereka perlu
menggunakannya untuk melihat apa yang terjadi di ruang kelas, dan guru-guru pun
mulai berkomunikasi dengan orang tua secara online. Bahkan orang tua diberikan
akses khusus untuk mengetahui kehadiran anaknya, pembayaran SPP, nilai ujian
harian, dan berkonsultasi langsung dengan wali kelas. Bandingkan dengan dulu,
dimana orang tua berkenan hadir ke sekolah hanya untuk mengetahui laporan akhir
belajar anaknya, sehingga komputer betul-betul bisa mendukung interaksi sekolah
dan orang tua.
d.
Presentasi
Ketika seseorang atau suatu kelompok ingin mengkomunikasikan sebuah
gagasan kepada orang lain, hal itu sering kali dapat dilakukan secara efektif
dalam sebuah pertemuan dimana presenter menggunakan alat visual untuk
menyampaikan pemikirannya. Dulu, orang-orang mempersiapkan transparansi yang
diproyeksikan pada sebuah layar sementara presenter berbicara. Komputer biasa
digunakan untuk mengatur gambar dan teks dan memproyeksikannya pada sebuah
layar dalam proses yang sangat serupa. Presentasi dengan menggunakan komputer
dapat disusun, diedit, disalin, dan didistribusikan dengan jauh lebih cepat
ketimbang presentasi menggunakan transparansi.
3.
KEDOKTERAN
a.
Mendiagnosa Pasien
Komputer dapat digunakan untuk menghasilkan foto yang lebih baik dari
tubuh pasien. Sinar-X adalah teknik tradisional yang merekam bayangan dua
dimensi dari tulang pada film. Computerized Axial Tomography, juga dikenal
sebagai CAT scan, adalah serangkaian gambar sinar-X dua dimensi yang
digabungkan dengan komputer untuk mendapatkan gambar tiga dimensi.
b.
Rekam Medis
Setiap kali kita mengunjungi seorang dokter atau pergi kerumah sakit dan
setiap kali kita mengisi formulir, informasi tentang kunjungan kita dan obat
(resep) yang kita terima akan menjadi bagian dari satu atau lebih database
tentang sejarah kesehatan pribadi kita. Dibeberapa kantor praktik dokter, diagnosis
dicatat pada kertas file folder sedangkan kantor praktik lainnya mencatatnya
pada komputer.
4.
MILITER
a.
Pelatihan
Komputer digunakan untuk mensimulasi perilaku dari pesawat, kendaraan
dan system senjata untuk memberikan praktik kepada para trainee (orang yang
dilatih), dan memungkinkan mereka belajar dari kesalahan fatal yang mematikan.
Komputer dapat merekan kinerja trainee dan menampilkannya kembali sehingga
trainee dapat mengamati perilaku mereka sendiri dan belajar dari perilaku tersebut.
Banyak orang militer masuk medan perang dengan pengalaman terbatas dalam hal
penggunaan amunisi, tetapi simulasi sangat realistis sehingga mereka dapat
melakukan tugas mereka dengan baik.
b.
Senjata Canggih
Komputer digunakan untuk mengidentifikasi target dan mengarahkan peluru
mereka. Tentara, kendaraan perang, atau senjata pemandu dapat diperlengkapi
dengan penerima Global Positioning System (GPS), yang mengidentifikasi lokasi
eksak dari posisi teman atau lawan. Senjata yang dapat menyesuaikan secara
otomatis dengan berbagai posisi dan membidik targetnya dengan persisi disebut
Smart Weapon. Sebagai contoh, bom yang dapat mengarah dirinya kepada sebuah
target yang ditandai dengan sinar laser Smart Bomb. Sebetulnya, masih banyak
bidang yang memanfaatkan komputer sebagai alat bantu seperti pemerintahan,
transportasi, gudang, pengairan, perhubungan dll. Namun, dengan uraian singkat
ditas diharapkan dapat memberikan gambaran kaitan Komputer dan Masyarakat.
Teknologi
Informasi dan Komputer saat ini sangat berperan penting dalam kehidupan
masyarakat, baik di negara maju maupun di negara berkembang seperti Indonesia.
Seluruh aspek kegiatan kehidupan masyarakat tidak lepas dari dukungan teknologi
informasi dan komputer. Dr. Ir. Bondan
T. Sofyan, M.Si, Direktur Center for Computing and Information Teknologi
(CCIT), Fakultas Teknologi, Universitas Indonesia, menyatakan “Teknologi informasi bukan lagi merupakan
option, tapi merupakan keharusan. Dari bidang perbankan, system pertahanan
negara yang di dalamnya ada intelligence working system, dari masalah akuntansi
hingga ke teknologinya. Dunia datar yang ada saat kini telah tersambungkan oleh
pipa-pipa jaringan (networking) dengan system IT tersebut ”.
Dalam bidang pendidikan, teknologi
informasi dan komputer sangat berperan dalam memudahkan proses pembelajaran
secara efektif dan efisien. Menurut pendapat Robert Taylor, peranan komputer
dalam pendidikan dibagi menjadi 3 bagian yaitu tutor, tool dan tutee. Sebagai
tutor, komputer berperanan sebagai pengajar melalui pendekatan pengajaran
berbantukan komputer. Sebagai tool, komputer berperan sebagai alat pembelajaran
dan sebagai tutee , komputer berperan sebagai cara untuk mengajarkan berpikir
kritis. Peranan komputer dalam bidang pendidikan lainnya dapat dilihat pada
Perpustakaan Elektronik (E-Library), Buku Elektronik (E-Book), Pembelajaran
Jarak Jauh (E-Learning), dan lain-lain.
Luehrmann dalam Paul F. Merill
(1996: 234) menyatakan bahwa komputer menghasilkan sumber intelektual mendasar
dan baru. Komputer merupakan alat berpikir dan alat pemecahan masalah. Hal ini
terlihat dengan adanya Sistem pakar yang diciptakan untuk membantu manusia
dalam dalam membuat keputusan. Sistem pakar Internet adalah salah satu hasil
dari kemajuan teknologi informasi dan komputer yang tidak dapat dipisahkan
dalam kehidupan masyarakat saat ini. Melalui internet masyarakat dapat
menemukan berbagai informasi secara cepat dan gratis. internet juga sangat
berperan dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Dengan adanya
internet membawa dampak pada perubahan bentuk pemasaran. Proses pemasaran saat
ini dapat dilakukan tanpa perlu ada pertemuan antara penjual dengan pembeli.
Paul (1996) mengutip data dari Direct Selling Marketing tahun 1995 bahwa di
dunia ada sekitar 20 juta pengguna internet di 135 negara dimana lebih dari
$300 milyar nilai transaksi barang terjual melalui internet. Kotler (2003)
menyebutkan bahwa internet merupakan salah satu bentuk dari penjualan langsung
(direct marketing).
Terdapat dampak positif yang ditimbulkan dari penggunaan teknologi
informasi dan komputer yaitu komunikasi yang lebih baik, transportasi data yang
cepat dan aman, pekerjaan lebih cepat selesai dan akurat dan efisiensi tenaga
kerja . Namun di samping dampak positif tersebut, muncul dampak negatif yang
perlu diwaspadai.
Perkembangan dunia iptek yang demikian
pesatnya telah membawa manfaat luar biasa bagi kemajuan peradaban umat
manusia.Jenis-jenis pekerjaan yang sebelumnya menuntut kemampuan fisik cukup
besar, kini relatif sudah bisa digantikan oleh perangkat mesin-mesin
otomatis.Sistem kerja robotis telah mengalihfungsikan tenaga otot manusia
dengan pembesaran dan percepatan yang menakjubkan.
Begitupun dengan telah ditemukannya
formulasi-formulasi baru aneka kapasitas komputer, seolah sudah mampu menggeser
posisi kemampuan otak manusia dalam berbagai bidang ilmu dan aktivitas
manusia.Ringkas kata, kemajuan iptek yang telah kita capai sekarang benar-benar
telah diakui dan dirasakan memberikan banyak kemudahan dan kenyamanan bagi
kehidupan umat manusia.
Bagi masyarakat sekarang, iptek
sudah merupakan suatu religion.Pengembangan iptek dianggap sebagai solusi dari
permasalahan yang ada. Sementara orang bahkan memuja iptek sebagai liberator
yang akan membebaskan mereka dari
kungkungan kefanaan dunia. Iptek diyakini akan memberi umat manusia kesehatan,
kebahagiaan dan imortalitas. Sumbangan iptek terhadap peradaban dan
kesejahteraan manusia tidaklah dapat dipungkiri. Namun manusia tidak bisa pula
menipu diri akan kenyataan bahwa iptek mendatangkan malapetaka dan kesengsaraan
bagi manusia. Dalam peradaban modern yang muda, terlalu sering manusia
terhenyak oleh disilusi dari dampak negatif iptek terhadap kehidupan umat
manusia.Kalaupun iptek mampu mengungkap semua tabir rahasia alam dan kehidupan,
tidak berarti iptek sinonim dengan kebenaran.Sebab iptek hanya mampu
menampilkan kenyataan.Kebenaran yang manusiawi haruslah lebih dari sekedar
kenyataan obyektif.Kebenaran harus mencakup pula unsur keadilan.
Tentu saja iptek tidak mengenal moral
kemanusiaan, oleh karena itu iptek tidak pernah bias mejadi standar kebenaran
ataupun solusi dari masalah-masalah kemanusiaan. Dampak positif dan dampak
negative dari perkembanganteknologi dilihat dari berbagai bidang:
1. Bidang Informasi dan komunikasi
Dalam bidang informasi dan komunikasi telah
terjadi kemajuan yang sangat pesat. Dari kemajuan dapat kita rasakan dampak
positipnya antara lain:
a) Kita akan lebih
cepat mendapatkan informasi-informasi yang akurat dan terbaru di bumi bagian manapun melalui internet
b) Kita dapat
berkomunikasi dengan teman, maupun keluarga yang sangat jauh hanya dengan melalui handphone
c) Kita mendapatkan
layanan bank yang dengan sangat mudah. Dan lain-lain
Disamping keuntungan-keuntungan yang kita
peroleh ternyata kemajuan kemajuan
teknologi tersebut dimanfaatkan juga untuk hal-hal yang negatif, antara
lain:
a) Pemanfaatan jasa
komunikasi oleh jaringan teroris (Kompas)
b) Penggunaan
informasi tertentu dan situs tertentu yang terdapat di internet yang bisa
disalah gunakan fihak tertentu untuk tujuan tertentu
c) Kerahasiaan alat
tes semakin terancam
d) Melalui internet
kita dapat memperoleh informasi tentang tes psikologi, dan bahkan dapat
memperoleh layanan tes psikologi secara langsung dari internet.
e) Kecemasan
teknologi
Selain itu ada kecemasan skala kecil akibat
teknologi komputer.Kerusakan komputer karena terserang virus, kehilangan
berbagai file penting dalam komputer inilah beberapa contoh stres yang terjadi
karena teknologi. Rusaknya modem internet karena disambar petir.
2.
Di bidang kedokteran dan kemajauan ekonomi
Mampu menjadikan produk kedokteran menjadi
komoditi Meskipun demikian ada pula dampak negatifnya antara lain;1. terjadinya pengangguran bagi tenaga kerja
yang tidak mempunyai kualifikasi yang sesuai dengan yang dibutuhkan2. Sifat konsumtif sebagai akibat kompetisi
yang ketat pada era globalisasi akan juga melahirkan generasi yang secara moral
mengalami kemerosotan: konsumtif, boros dan memiliki jalan pintas yang
bermental “instant”.
3.
Bidang Sosial dan Budaya
Akibat kemajuan teknologi bisa kita lihat
a) Perbedaan
kepribadian pria dan wanita.
b) Banyak pakar yang
berpendapat bahwa kini semakin besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai
pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis. Bahkan
perubahan perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya merupakan pekerjaan pria
semakin menonjol.Data yang tertulis dalam buku Megatrend for Women:From
Liberation to Leadership yang ditulis oleh Patricia Aburdene & John
Naisbitt (1993) menunjukkan bahwa peran wanita dalam kepemimpinan semakin
membesar. Semakin banyak wanita yang memasuki bidang politik, sebagai anggota
parlemen, senator, gubernur, menteri, dan berbagai jabatan penting lainnya.
c) Meningkatnya rasa
percaya diriKemajuan ekonomi di negara-negara Asia melahirkan fenomena yang
menarik. Perkembangan dan kemajuan ekonomi telah meningkatkan rasa percaya diri
dan ketahanan diri sebagai suatu bangsa
akan semakin kokoh.
Bangsa-bangsa Barat tidak lagi dapat melecehkan bangsa-bangsa Asia.
d) Tekanan, kompetisi
yang tajam di pelbagai aspek kehidupan sebagai konsekuensi globalisasi, akan
melahirkan generasi yang disiplin, tekun dan pekerja keras Meskipun demikian
kemajuan teknologi akan berpengaruh negatip pada aspek budaya:
e) Kemerosotan moral
di kalangan warga masyarakat, khususnya di kalangan remaja dan pelajar.
Kemajuan kehidupan ekonomi yang terlalu menekankan pada upaya pemenuhan
berbagai keinginan material, telah menyebabkan sebagian warga masyarakat
menjadi “kaya dalam materi tetapi miskin dalam rohani”.
f) Kenakalan dan
tindak menyimpang di kalangan remaja semakin meningkat semakin lemahnya
kewibawaan tradisi-tradisi yang ada di masyarakat, seperti gotong royong dan
tolong-menolong telah melemahkan kekuatan-kekuatan sentripetal yang berperan
penting dalam menciptakan kesatuan sosial. Akibat lanjut bisa dilihat bersama,
kenakalan dan tindak menyimpang di kalangan remaja dan pelajar semakin
meningkat dalam berbagai bentuknya, seperti perkelahian, corat-coret,
pelanggaran lalu lintas sampai tindak kejahatan.
f)
g) Pola interaksi
antar manusia yang berubah
h) Kehadiran komputer
pada kebanyakan rumah tangga golongan menengah ke atas telah merubah pola
interaksi keluarga.Komputer yang disambungkan dengan telpon telah membuka
peluang bagi siapa saja untuk berhubungan dengan dunia luar.Program internet
relay chatting (IRC), internet, dan e-mail telah membuat orang asyik dengan
kehidupannya sendiri. Selain itu tersedianya berbagai warung internet (warnet)
telah memberi peluang kepada banyak orang yang tidak memiliki komputer dan
saluran internet sendiri untuk berkomunikasi dengan orang lain melalui
internet. Kini semakin banyak orang yang menghabiskan waktunya sendirian dengan
komputer. Melalui program internet relay chatting (IRC) anak-anak bisa asyik
mengobrol dengan teman dan orang asing kapan saja.
4.
Bidang Pendidikan
Teknologi mempunyai peran yang sangat penting
dalam bidang pendidikan antara lain:
a) Munculnya media
massa, khususnya media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat pendidikan.
Dampak dari hal ini adalah guru bukannya satu-satunya sumber ilmu pengetahuan.
b) Munculnya
metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam
proses pembelajaran. Dengan kemajuan teknologi terciptalah metode-metode baru
yang membuat siswa mampu memahami materi-materi yang abstrak, karena materi
tersebut dengan bantuan teknologi bisa dibuat abstrak.
c) Sistem pembelajaran
tidak harus melalui tatap muka.
d) Dengan kemajuan
teknologi proses pembelajaran tidak harus mempertemukan siswa dengan guru,
tetapi bisa juga menggunakan jasa pos internet dan lain-lain.Disamping itu juga
muncul dampak negatif dalam proses
pendidikan antara lain:
e) Kerahasiaan alat
tes semakin terancam Program tes inteligensi seperti tes Raven, Differential
Aptitudes Test dapat diakses melalui compact disk.. Implikasi dari permasalahan
ini adalah, tes psikologi yang ada akan mudah sekali bocor, dan pengembangan
tes psikologi harus berpacu dengan kecepatan pembocoran melalui internet
tersebut.
f) Penyalah gunaan
pengetahuan bagi orang-orang tertentu untuk melakukan tindak kriminal. Kita
tahu bahwa kemajuan di badang pendidikan juga mencetak generasi yang
berepngetahuan tinggi tetapi mempunyai moral yang rendah. Contonya dengan ilmu
komputer yang tingi maka orang akan berusaha menerobos sistem perbangkan dan
lain-lain.



Komentar
Posting Komentar