Jurnal Tentang Komputer dan Masyarakat
Kejahatan di Dunia Komputer dan Internet
BAB I PENDAHULUAN
Dewasa ini
informasi tentang kejahatan pada dunia komputer khususnya jaringan Internet
seperti serangan virus, worm, Trojan, Denial of Service (DoS), Web deface,
pembajakan software, sampai dengan masalah pencurian kartu kredit semakin
sering menghiasi halaman media massa. Kejahatan pada dunia komputer terus
meningkat sejalan dengan perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan dan
teknologi pada bidang ini. Tantangan ini sebenarnya memang sudah muncul sejak
awal. Kemunculan teknologi komputer hanya bersifat netral. Pengaruh positif dan
negatif yang dihasilkan oleh teknologi komputer lebih banyak tergantung dari
pemanfaatannya. Pengaruh negatif yang berkembang dengan pesat dan merugikan
banyak pengguna komputer diseluruh dunia adalah kejahatan komputer melalui
jaringan internet atau yang biasa disebut dengan Cybercrime. Penulis membuat
makalah ini dengan tujuan untuk memberikan pemahaman tentang kejahatan komputer
melalui jaringan internet, memberikan penjelasan mengenai jenis-jenis kejahatan
komputer serta bertujuan untuk memberikan solusi untuk mengantisipasi kejahatan
komputer yang dilakukan melalui jaringan internet.
BAB II PEMBAHASAN
A. Kejahatan Komputer1. Pengertian Kejahatan
Komputer
Yang di definisikan oleh 3 ahli komputer :
• Forester & Morrison (1994)
mendefinisikan kejahatan komputer sebagai : aksi kriminal dimana komputer
digunakan sebagai senjata utama
• Girasa (2002) mendefinisikan cybercrime
sebagai : aksi kejahatan yang menggunakan teknologi komputer sebagai komponen
utama
• Tavani (2000) memberikan definisi
cybercrime yang lebih menarik, yaitu kejahatan dimana tindakan kriminal hanya
bisa dilakukan dengan menggunakan teknologi cyber dan terjadi di dunia cyber
2. Etika-etika pada kejahatan komputer
- Pengaruh Komputer Pada Masyarakat
Aplikasi sosial dari komputer termasuk
menggunakan komputer dalam memecahkan masalah sosial seperti masalah kejahatan.
Dampak sosial ekonomi dari computer memberikan pengaruh dari masyarakat
termasuk dari penggunakan komputer. Contoh komputerisasi proses produksi
memiliki dampak negatif seperti berkurangnya lahan kerja bagi manusia. Hal ini
disebabkan karena pekerjaan yang biasa dilakukan oleh manusia sekarang
dilakukan oleh komputer. Dampak positifnya yaitu konsumen diuntungkan dengan
hasil produk yang berkualitas dan memiliki harga yang lebih murah.
- Pengaruh Komputer Pada pekerjaan dan hasil
produksi
Pengaruh komputer pada pekerjaan dan hasil
produksi secara langsung dapat dilihat pada penggunaan komputer untuk
otomatisasi aktif. Tidak ada keraguan bahwa penggunaan komputer telah
menghasilkan pekerjaan baru dan menambah hasil produksi, dsementera itu dilain
pihak mengurai kesempatan kerja yang menyebabkan banyaknya pengangguran. Para
pekerja yang dibutuhkan biasnya harus memiliki keahlian analisis system,
program komputer dan menjalankan komputer.
- Pengaruh pada persaingan
Komputer mengizinkan perusahaan besar untuk
menjadi lebih efisien atau strategi memperoleh keuntungan dari pesaing. Hal ini
bias memiliki beberapa dampakanti persaingan. Bisnis perusahaan kecil yang bias
bertahan dikarenakan ketidak efisienan dari perusahaan besarapakah sekarang
dikendalikan atau diserap oleh perusahaan besar.- Pengaruh pada kualitas hidup
Komputer hanyalah sebagian yang bertanggung
jawab sebagai standar hidup yang tinggi dan pertambahan waktu luang untuk waktu
orang yang santai. Komputer dapat menjadi peningkatan dalam kualitas hidup
karena mereka dapat meningkatkan kondisi kualitas pekerjaan dan kandungan
aktivitas kerja.
- Pengaruh pada kebebasan
Informasi rahasia yang dimiliki seseorang
didalam pusat data komputer pemerintah, dan bisnis pribadi perwakilan.
Perusahaan dapat terjadi penyalah gunaan dan ketidak adilan lainnya. Akibat
dari pelanggaran tyerhadap kebebasan.
3. Mengapa Kejahatan Komputer Semakin
Meningkat?
a) Aplikasi bisnis berbasis TI dan jaringan
komputer meningkat online banking, e-commerce, Electronic data Interchange
(EDI).
b) Desentralisasi server.
c) Transisi dari single vendor ke multi
vendor.
d) Meningkatnya kemampuan pemakai (user).
e) Kesulitan penegak hokum dan belum adanya
ketentuan yang pasti.
f) Semakin kompleksnya system yang digunakan,
semakin besarnya source code program yang digunakan.
g) Berhubungan dengan internet.
4. Faktor- faktor Penyebab Kejahatan
KomputerBeberapa faktor yang menyebabkan kejahatan komputer makin marak
dilakukan antara lain adalah:
• Akses internet yang tidak terbatas.
• Kelalaian pengguna komputer. Hal ini
merupakan salah satu penyebab utama kejahatan komputer.
• Mudah dilakukan dengan resiko keamanan yang
kecil dan tidak diperlukan peralatan yang super modern. Walaupun kejahatan
komputer mudah untuk dilakukan tetapi akan sangat sulit untuk melacaknya,
sehingga ini mendorong para pelaku kejahatan untuk terus melakukan hal ini.
• Para pelaku merupakan orang yang pada
umumnya cerdas, mempunyai rasa ingin tahu yang besar, dan fanatik akan
teknologi komputer. Pengetahuan pelaku kejahatan komputer tentang cara kerja
sebuah komputer jauh diatas operator komputer.
• Sistem keamanan jaringan yang lemah.
• Kurangnya perhatian masyarakat. Masyarakat
dan penegak hukum saat ini masih memberi perhatian yang sangat besar terhadap
kejahatan konvesional. Pada kenyataannya para pelaku kejahatan komputer masih
terus melakukan aksi kejahatannya.
• Belum adanya undang-undang atau hukum yang
mengatur tentang kejahatan komputer.
• Penyalahgunaan kartu kredit termasuk
kejahatan yang sangat sulit ditanggulangi, karena hokum di Indonesia belum ada
yang khusus mengatur hukuman terhadap kejahatan ini, namun untuk mengurangi dan
mencegahnya, para pemegang kartu kredit dapat melakukan tindakan hati-hati
seperti yang disarankan oleh bank Niaga berikut ini :
Tips Menghindari Penyalahgunaan Kartu Kredit
1. Simpan kartu Anda di tempat yang aman
2. Hafalkan nomor pin dan jangan pernah
dituliskan
3. Jangan pernah memberikan nomor kartu
kredit jika Anda tidak berniat bertransaksi.
4. Periksa jumlah transaksi sebelum Anda
menandatangani Sales Draft
5. Pastikan kartu kredit Anda terima setelah
bertransaksi
6. Simpan sales draft dan cocokkan pada
lembar tagihan bulanan
7. Apabila ada transaksi yang diragukan
segera laporkan keberatan Anda secara tertulis melalui Fax Customer Service
Credit Card.
B. Hacker
1. Definisi HackerBanyak orang yang sering
mendengar tentang kata Hacker bahkan orang yang tidak pernah memegang komputer
sekalipun...Di Indonesia sendiri umumnya kata Hacker kebanyakan di mengerti
sebagai seorang Ahli Komputer yang mampu melakukan tindakan-tindakan pembobolan
suatu situs, mencuri credit card,..dan sejenisnya..alias Hacker adalah identik
dengan kriminal..apa benar demikian...?
Asal pertama kata "Hacker" sendiri
berawal dari sekitar tahun 60-an di Las Vegas di adakan sebuah permainan (Game)
yang menggunakan system jaringan computer (networking) dimana cara permainan
itu satu sama lain berusaha untuk masuk ke system komputer lawan (pemain
lainya) dan melumpuhkannya. dari sinilah kemudian orang-orang menamakan
sekelompok anak-anak muda yang mengikuti permainanan ini sebagai
"Hackers" yaitu sekelompok anak-anak muda yang mampu menjebol dan
melumpuhkan system komputer orang.
Kemudian pada perkembangan selanjutnya muncul
kelompok lain yang menyebut nyebut diri hacker, padahal bukan. Mereka ini
(terutama para pria dewasa) yang mendapat kepuasan lewat membobol komputer dan
mengakali telepon (phreaking). Hacker sejati menyebut orang-orang ini ‘cracker’
dan tidak suka bergaul dengan mereka. Hacker sejati memandang cracker sebagai
orang malas, tidak bertanggung jawab, dan tidak terlalu cerdas. Hacker sejati
tidak setuju jika dikatakan bahwa dengan menerobos keamanan seseorang telah
menjadi hacker.
Para Hacker sejati sebetulnya memiliki kode
etik yang pada awalnya diformulasikan dalam buku karya Steven Levy berjudul
Hackers: Heroes of The Computer Revolution, pada tahun 1984.
Kode etik hacker tersebut, yang kerap dianut
pula oleh para cracker, adalah :
• Akses ke sebuah sistem komputer, dan apapun
saja dapat mengajarkan mengenai bagaimana dunia bekerja, haruslah tidak
terbatas sama sekali
• Segala informasi haruslah gratis
• Jangan percaya pada otoritas, promosikanlah
desentralisasi
• Hacker haruslah dinilai dari sudut pandang
aktifitas hackingnya, bukan berdasarkan standar organisasi formal atau kriteria
yang tidak relevan seperti derajat, usia, suku maupun posisi
• Seseorang dapat menciptakan karya seni dan
keindahan di computer
• Komputer dapat mengubah kehidupan seseorang
menjadi lebih baik.Jadi Hacker adalah orang yang mempelajari, menganalisa, dan
selanjutnya bila menginginkan, bisa membuat, memodifikasi, atau bahkan
mengeksploitasi sistem yang terdapat di sebuah perangkat seperti perangkat
lunak komputer dan perangkat keras komputer seperti program komputer,
administrasi dan hal-hal lainnya , terutama keamanan.
Ada juga yang bilang hacker adalah orang yang
secara diam-diam mempelajari sistem yang biasanya sukar dimengerti untuk
kemudian mengelolanya dan men-share hasil ujicoba yang dilakukannya. Hacker
tidak merusak sistem.
2. Beberapa tingkatan hacker antara lain :
• Elite
Mengerti sistem luar dalam, sanggup mengkonfigurasi
& menyambungkan jaringan secara global, melakukan pemrogramman setiap
harinya, effisien & trampil, menggunakan pengetahuannya dengan tepat, tidak
menghancurkan data-data, dan selalu mengikuti peraturan yang ada. Tingkat Elite
ini sering disebut sebagai ‘suhu’.
• Semi Elite
Mempunyai kemampuan & pengetahuan luas
tentang komputer, mengerti tentang sistem operasi (termasuk lubangnya),
kemampuan programnya cukup untuk mengubah program eksploit.
• Developed Kiddie
Kebanyakkan masih muda & masih sekolah,
mereka membaca tentang metoda hacking & caranya di berbagai kesempatan,
mencoba berbagai sistem sampai akhirnya berhasil & memproklamirkan
kemenangan ke lainnya, umumnya masih menggunakan Grafik User Interface (GUI)
& baru belajar basic dari UNIX tanpa mampu menemukan lubang kelemahan baru
di sistem operasi.
• Script Kiddie
Kelompok ini hanya mempunyai pengetahuan
teknis networking yang sangat minimal, tidak lepas dari GUI, hacking dilakukan
menggunakan trojan untuk menakuti & menyusahkan hidup sebagian pengguna
Internet.
• Lamer
Kelompok ini hanya mempunyai pengalaman &
pengetahuan tapi ingin menjadi hacker sehingga lamer sering disebut sebagai
‘wanna-be’ hacker, penggunaan komputer mereka terutama untuk main game, IRC,
tukar menukar software prirate, mencuri kartu kredit, melakukan hacking dengan
menggunakan software trojan, nuke & DoS, suka menyombongkan diri melalui
IRC channel, dan sebagainya.
• Wannabe
Wannabe hacker menganggap hacking lebih
sebagai philosophy, atau seni kehidupan. Mereka mulai membaca teknik-teknik
hacking dasar dan melakukan searching (pencarian) dokumen-dokumen hack yang
lebih serius. Wannabe telah menunjukkan antusiasnya dalam hacking dan mulai
meninggalkan dunia lamer yang penuh kebodohan.
• Larva
Perjalanan penuh perjuangan menjadi
kupu-kupu. Larva telah disibukkan dengan berbagai pertanyaan bagaimana
benda-benda bekerja ? Bagaimana dunia bekerja. Larva adalah step terpenting
dalam pembentukan jati diri hacker. Mereka menemukan cara untuk membuat
eksploits sendiri. Mencoba melakukan penetrasi sistem tanpa melakukan
pengerusakan, karena mereka tahu, pengerusakan system adalah cara termudah bagi
mereka (sysadmin dan polisi) untuk menangkap jejak sang larva.
• Hacker
Sebuah keindahan, naluri, karunia tuhan
terhadap orang-orang yang berjuang. Akhirnya tingkatan tertinggi dari budaya
digital telah dicapai. Sebuah dunia baru menanti. Dunia hacking !
C. Cracker
1. Definisi crakerCRACKER yaitu orang yang
juga memiliki keahlian untuk dapat melihat kelemahan sistem pada perangkat
lunak komputer tetapi UNTUK HAL YANG JAHAT.
Hal ini sangat berbeda dengan istilah Hacker
yang memnggunakan keahliannya untuk kebaikan dan kebajikan duniawi. Pada
dasarnya dunia hacker & cracker tidak berbeda dengan dunia seni, disini
kita akan berbicara seni keamanan jaringan Internet.
Ciri-ciri seorang cracker adalah :
Bisa membuat program C, C++ atau pearl
Mengetahui tentang TCP/IP
Menggunakan internet lebih dari 50 jam
perbulan
Mengetahaui sitem operasi UNIX atau VMS
Mengoleksi sofware atau hardware lama
Lebih sering menjalankan aksinya pada malam
hari kare tidak mudah diketahui orang lain
Penyebab cracker melakukan penyerangan antara
lain :
Kecewa atau balas dendam
Petualangan
Mencari keuntungan
2. Perbedaan Hacker dan Craker
a) Hacker
Mempunyai kemampuan menganalisa kelemahan
suatu sistem atau situs. Sebagai contoh : jika seorang hacker mencoba menguji
situs Yahoo! dipastikan isi situs tersebut tak akan berantakan dan mengganggu
yang lain. Biasanya hacker melaporkan kejadian ini untuk diperbaiki menjadi
sempurna.
Hacker mempunyai etika serta kreatif dalam
merancang suatu program yang berguna bagi siapa saja.
Seorang Hacker tidak pelit membagi ilmunya
kepada orang-orang yang serius atas nama ilmu pengetahuan dan kebaikan.
b) Cracker
Mampu membuat suatu program bagi
kepentingan dirinya sendiri dan bersifat destruktif atau merusak dan
menjadikannya suatu keuntungan. Sebagia contoh : Virus, Pencurian Kartu Kredit,
Kode Warez, Pembobolan Rekening Bank, Pencurian Password E-mail/Web Server.
Bisa berdiri sendiri atau berkelompok dalam
bertindak.
Mempunyai situs atau cenel dalam IRC yang
tersembunyi, hanya orang-orang tertentu yang bisa mengaksesnya.
Mempunyai IP yang tidak bisa dilacak.
D. Spyware
1. Definisi SpywareSemua software yang
mengumpulkan informasi secara sembunyi-sembunyi melalui koneksi internet tanpa
sepengetahuan pengguna komputer, umumnya untuk tujuan iklan. Aplikasi spyware
seringkali dipaketkan sebagai komponen tersembunyi pada program freeware
(gratis) atau shareware yang dapat didownload melalui internet.
Spyware merupakan turunan dari adware, yang
memantau kebiasaan pengguna dalam melakukan penjelajahan Internet untuk
mendatangkan “segudang iklan” kepada pengguna. Tetapi, karena adware kurang
begitu berbahaya (tidak melakukan pencurian data), spyware melakukannya dan
mengirimkan hasil yang ia kumpulkan kepada pembuatnya (adware umumnya hanya
mengirimkan data kepada perusahaan marketing).
• 15% Spyware yang ada melakukan pengiriman
data pribadi/data rahasia; Seperti: Keyloggers, Password capture, Screen
Scrapers, Snoopware dll.
• 25% Spyware yang ada melakukan pengiriman
data Sistem; Seperti: Browser Hijacks, Remote & Network management tools,
Rootkits dll.
• 60% Spyware yang ada melakukan pengiriman
informasi kebiasaan Browsing; Seperti: Adware, Pop-Ups dll.
2. Kerugian yang di timbulkan oleh spyware
adalah antara lain:
a. Pencurian Data.
Kebanyakan informasi yang diambil tanpa
seizin adalah kebiasaan pengguna dalam menjelajahi Internet, tapi banyak juga
yang mencuri data-data pribadi, seperti halnya alamat e-mail(untuk dikirimi
banyak surat e sampah atau dapat dikenal dengan (spam)).
b. Tambahan Biaya Pemakaian Internet.
Yang merugikan dari keberadaan spyware,
selain banyaknya iklan yang mengganggu adalah pemborosan bandwidth dan privasi
yang telah terampas.
Cara untuk menghindari/menghilangkan spyware
adalah dengan cara menginstal software anti spyware yang tersedia di internet.
Dan jangan lupa untuk selalu mengupdate databse software-software tersebut
sehingga komputer Anda dapat terhindar dari serangan spyware-spyware tipe baru.
E. Spam
1. Definisi SPAM
SPAM atau yang biasa disebut juga dengan junk
mail, adalah email yang tidak diinginkan oleh pengguna fasilitas komputer dalam
bentuk surat elektronik (email), Instant Messaging, Usenet, newsgroup, blog,
dll.
SPAM tidak diinginkan oleh pengguna komputer
karena SPAM biasanya berisi iklan dari perusahaan yang mengakibatkan
ketidaknyamanan bagi para pengguna web. Biasanya, SPAM akan dirasa mengganggu
apabila jumlah email atau lainnya dikirim dalam jumlah yang banyak / besar.
2. Dampak buruk dari adanya SPAM antara lain
:
1. Terbuangnya waktu, untuk menghapus
berita-berita yang tidak kita inginkan
2. Harddisk menjadi penuh, harddisk penuh
mengakibatkan mail server tidak dapat menerima email lainnya.
3. Menghabiskan Pulsa Telepon / Bandwidth,
dengan terkirimnya email yang tidak kita inginkan dalam jumlah besar, akan
menghabiskan bandwidth (yang menggunakan Dial Up ke ISP) dan mengganggu layanan
lainnya yang lebih penting
4. Virus dan Trojan, Kemungkinan adanya Virus
atau Trojan yang menyusup didalam SPAM
Cara Kerja SPAM
Para Penyebar SPAM biasanya juga menggunakan
mail server orang lain, juga alamat e-mail yang bukan menunjukkan identitas
pemiliknya dalam artian alamat e-mail tersebut memang benar ada tapi si
pengirimnya bukan yang punya. Mengirim e-mail menggunakan alamat e-mail seperti
diatas, sangat dimungkinkan karena protokol SMTP (Simple Mail Transfer
Protocol) yang digunakan dalam pertukaran e-mail tidak pernah memverifikasi
alamat e-mail dengan alamat IP-nya. Artinya, orang bebas mengirim e-mail dari
manapun (dari alamat IP apapun) dengan menggunakan alamat e-mail siapapun.
3. Penanggulangan SPAM
Pada dasarnya SPAM tidak dapat kita hapus,
tetapi ada beberapa cara yang dapat mengatasi masuknya SPAM. Sampai saat
ini,belum ada satupun cara untuk menghilangkan SPAM, yang ada adalah mengurangi
SPAM. Cara yang banyak digunakan saat ini adalah mengotomatisasikan proses
pemilahan antara e-mail SPAM dan yang bukan SPAM dengan menerapkan teknologi
filter.
Adapun hal-hal lain yang dapat membantu
mengurangi SPAM adalah :
1. Jika mungkin, gunakan e-mail lain (selain
e-mail untuk bisnis) sewaktu berkorespondensi untuk hal-hal di luar bisnis,
misalnya mailing list. Banyak penyebar SPAM yang menggunakan alamat dari
mailing list untuk melancarkan aksinya.
2. Aktifkan anti-virus dan personal Firewall
pada PC. Kebanyakan SPAM pada saat ini yang mengandung virus atau Trojan yang
dapat menggangu sistem pada PC dan jaringan. Biasanya, program Trojan tadi
digunakan untuk menyebarkan e-mail SPAM ke alamat lain yang tercantum pada
address book.
3. Aktifkan anti-relay atau non aktifkan
relay sistem pada server e-mail. Cara ini untuk memastikan bahwa e-mail server
kita tidak dijadikan sasaran untuk tempat transit e-mail SPAM. Untuk mengetahui
apakah mail server kita menerima relay dapat dicek melalui www.abuse.net/relay
4. Gunakan fitur dalam program e-mail yang
dapat mengelompokkan e-mail. Program e-mail seperti Microsoft Outlook dan
Mozilla Thunderbird dapat mengelompokkan e-mail seperti mengelompokkan e-mail
dari internal, dari rekanan dan sebagainya. Dengan pengelompokan ini, walau
tidak mengurangi SPAM sama sekali, kita dapat melakukan prioritas dalam membaca
e-mail, dan e-mail yang penting tersebut tidak tercampur baur dengan SPAM
e-mail.
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan
Kejahatan Komputer itu adalah perbuatan
melawan hukum yang dilakukan memakai komputer sebagai sarana/alat atau komputer
sebagai objek, baik untuk memperoleh keuntungan ataupun tidak, dengan merugikan
pihak lain.
Hacker adalah orang yang mempelajari,
menganalisa, dan selanjutnya bila menginginkan, bisa membuat, memodifikasi,
atau bahkan mengeksploitasi sistem yang terdapat di sebuah perangkat seperti
perangkat lunak komputer dan perangkat keras komputer seperti program komputer,
administrasi dan hal-hal lainnya , terutama keamanan.
Cracker yaitu orang yang juga memiliki
keahlian untuk dapat melihat kelemahan sistem pada perangkat lunak komputer
tetapi untuk hal yang jahat.
Spyware adalah Semua software yang
mengumpulkan informasi secara sembunyi-sembunyi melalui koneksi internet tanpa
sepengetahuan pengguna komputer, umumnya untuk tujuan iklan. Aplikasi spyware
seringkali dipaketkan sebagai komponen tersembunyi pada program freeware
(gratis) atau shareware yang dapat didownload melalui internet.
SPAM atau junk mail, adalah email yang tidak
diinginkan oleh pengguna fasilitas komputer dalam bentuk surat elektronik
(email), Instant Messaging, Usenet, newsgroup, blog, dll.
Ini adalah Berbagai persoalan tentang
kejahatan pada komputer khususnya di era internet. Namun, kasus kejahatan di
atas setidak tidaknya telah membuka wawasan kita bahwa Internet sebagai sebuah
media ternyata tidak dapat membebaskan diri dari kejahatan.Namun, sistem hukum
tidak dapat effektif bekerja bila masyarakat yang dirugikan masih saja menutup
diri dalam belenggu bahwa penegakkan hukum akan selalu menimbulkan kerugian
yang jauh lebih besar lagi. Oleh karena itu kejahatan komputer hanya merupakan
kejahatan yang dapat dilakukan oleh setiap orang yang memiliki keahlian
dibidang komputer dan keamanan jaringan.
DAFTAR PUSTAKA
http://xoit.dagdigdug.com/kejahatan-komputer-dan-etika-dalam-masyarakat-pengaruh-komputer-dalam-masyarakat/
http://nicephay.multiply.com/journal/item/3
http://blog.re.or.id/kejahatan-komputer-semakin-meningkat.htm
http://fajri.freebsd.or.id/publication/cybercrime.ppt
http://free-7.blogspot.com/2007/11/apa-itu-hacker.html
http://www.mig33indo.com/forum/thread-1022-page-1.html
http://ngakakpol.blogspot.com/2007/03/apa-itu-spyware.html
http://surgadownload.wordpress.com/2008/10/23/apa-itu-spyware/
http://tjoep18.wordpress.com/2008/02/25/apa-itu-spam/
Komentar
Posting Komentar